Geliat Bisnis Online Indonesia

Kali ini saya tidak bicara teknis mengenai website, online marketing, social media, SEO dan sejenisnya, tapi hanya pengalaman kecil yang membuat saya terkagum-kagum. Betapa tidak, ketika memulai berbisnis online, saya bahkan malas berhadapan dengan orang yang bertanya mengenai apa yang saya kerjakan sehari-hari. Tentu saking minimnya pengetahuan dan pengalaman orang tentang bisnis online.

Saya biasa memesan berbagai macam barang dari penjual yang menawarkan barang yang dijualnya melalui berbagai forum jual beli. bursa.fotografer.net, kaskus.com, bukalapak.com, macclubindonesia.com, sepedaku.com, otomotif.net dan sebagainya. Banyak diantara mereka memang pedagang, bukan perseorangan yang menawarkan barang yang sudah tidak dipakainya lagi alias barang bekas. Bahkan untuk produk-produk yang dijual dengan toko fisik pun saya sering membeli justru melalui website yang mereka operasikan.

Biasanya mereka menggunakan jasa-jasa pengiriman yang layanannya memang kian hari kian professional. TiKi, JNE, dan Fedex merupakan pilihan yang paling banyak dipakai. Sementara untuk barang-barang berukuran besar biasanya dikirim melalui ekspedisi. Dari pengalaman saya, 99% pengiriman relatif tepat waktu.

Tetapi minggu lalu saya membeli barang kecil dari luar kota dan setelah 5 hari barang pesanan saya belum juga muncul. Tentu saya mulai khawatir dan mengkomunikasikannya dengan si penjual karena biasanya kiriman dari kota tersebut paling lama memakan waktu 2 hari. Hari Minggu pagi, 6 hari sejak saya memesan, tiba-tiba muncul petugas pengirim JNE yang datang membawa barang pesanan saya. ?Akhirnya datang juga?, pikir saya menirukan presenter sebuah acara TV.

?Lama banget mas?, protes saya. ?Maaf Pak?, jawabnya singkat. Saya tahu saya nggak bisa nuntut, karena dari tanda terima yang saya lihat, pengirim menggunakan layanan reguler yang memang tidak ada jaminan ketepatan waktunya.

Iseng-iseng saya tanya lagi, ?Koq tumben hari Minggu ngirim Mas, bukannya biasanya libur?? Kali ini si kurir menjawab cukup panjang. ?Iya Pak, biasanya tanggal merah ya pasti libur, cuman sekarang kiriman barang banyak banget, numpuk?, si kurir nyerocos. Sebelum sempat saya sautin dia lenyambung ceritanya. ?Itu sih pak sekarang banyak kiriman dari yang online-online gitu itu lho?, sambungnya.

Setelah si kurir pergi, saya terdiam sejenak. Ternyata bisnis online ? meskipun mungkin dengan format yang sangat sederhana ? tengah menggeliat di Indonesia ini. Memperhatikan berbagai situs jual-beli online yang kian ramai, kita memang bisa melihat betapa banyak para pebisnis baru bermunculan dengan bantuan teknologi internet ini. Sebetulnya yang menggunakan channel-channel lain juga banyak. Lewat jaringan social media semacam Facebook dan Twitter misalnya.

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.