Langkah Sederhana Social Media Marketing

Mungkin banyak diantara anda yang memiliki pengalaman seperti saya. Saya bukan orang yang cukup bilian untuk menangkap kehadiran social media sebagai peluang pemasaran. Ketika banyak praktisi online marketing lain sudah mulai membicarakannya, saya masih belum begitu memahami peluang apa yang terbuka dan bagaimana cara memanfaatkannya. Meskipun sudah cukup lama memanfaatkannya untuk berphaha-hihi, saya bahkan bingung bagaimana saya harus memulai memanfaatkan social media untuk pemasaran.

Alih-alih kemudian tidak melakukan apa-apa untuk mencobanya, mulailah dengan memahami empat langkah sederhana tapi sangat esensial dalam memanfaatkan social media, baik untuk pemasaran maupun untuk keperluan lainnya, seperti digambarkan Erik Qualman dalam artikelnya yang dipublikasikan oleh Search Engine Journal.

Pahamilah social media marketing sebagai tahapan seperti kita meniti anak tangga, seperti digambarkan pada diagram di atas. Langkah awal tentu saja merupakan yang paling kritis. Tapi anda harus segera memahami bahwa seperti hal-hal lain dalam online marketing, tidak ada cara yang instant. Urutan tahapannya adalah sebagai berikut:

Listen: mendengarkan, menyimak pembicaraan kelompok sasaran anda mengenai produk yang anda tawarkan, atau jika anda memiliki produk yang cukup dikenal luas, mungkin mengenai merk produk anda.

Interact: berinteraksi, bergabunglah dalam pembicaraan mereka, tapi hindari kesan menjual.

React: sesuaikan produk dan strategi pemasaran anda sesuai dengan apa yang anda tangkap dari berbagai diskusi yang anda simak dan anda ikuti.

Sell: menjual.

Bertolak belakang dengan kebanyakan orang yang tanpa basa-basi langsung menawarkan barang dan jasa yang dijualnya, anda perlu memahami bahwa menjual merupakan langkah terakhir.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini anda mendapatkan banyak manfaat. Dari sisi anda sebagai penjual, anda mendapat kesempatan untuk mengembangkan produk dan pendekatan yang sesuai dengan keinginan calon pembeli. Dari sisi pembeli anda mempersiapkan mereka dengan pemahaman yang cukup mengenai produk yang (nantinya) anda tawarkan dan manfaatnya.

Perhatikan bahwa pada diagram di atas, Listen dari sisi pembeli berada pada tahap paling atas. Disinilah saatnya anda memanen kerja keras yang anda bangun dan sekaligus mempertahankannya. Mungkin akan lebih mudah bagi anda dengan melihatnya sebagai langkah selanjutnya, 5, 6, 7, 8.

Listen: pelanggan membeli produk yang kita tawarkan dengan pertama-tama menyimak apa yang bisa dia dapatkan dari produk yang kita jual. Langkah menyimak dari sisi pembeli bersamaan dengan langkah menjual dari sisi kita, karena pada tahak-tahap sebelumnya kita baru menyapkan mindset, belum melempar produk.

Interact: pembeli kemudian akan berinteraksi langsung dengan produk yang (mungkin) akan dia beli.

React: dengan ?pengetahuan? yang dia dapat setelah menyimak dan mencoba, pembeli akan bereaksi, positif ataupun negatif.

Sell: jika pengalamannya positif dia akan membeli, maka transaksi penjualan yang sesungguhnya akan terjadi. Dari sisi kita sebagai penjual, ketika orang membeli artinya kita harus mulai mendengarkan feedback mereka.

Itulah dinamika social media. Jika sebagai menjual anda mengikuti langkah-langkah pada tangga di atas, tangga ini akan berputar terus seperti eskalator yang membawa naik ke tingkat yang lebih tinggi

Sederhana bukan? Memang dalam banyak hal strategi yang terbaik adalah yang paling sederhana.

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.